Tiga Mahasiswi IAI Al-Qolam Malang Unjuk Gigi di Trunojoyo Economic Event 2018 Lewat Karya Tulis Ilmiah
- account_circle admin tbin
- calendar_month Rabu, 1 Agt 2018
- visibility 3
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Membangun tim yang kompak bukanlah perkara mudah, apalagi ketika setiap anggota tidak bisa bertemu setiap hari dan masing-masing memiliki kesibukan tersendiri. Dalam kondisi seperti itu, satu-satunya jalan agar tujuan bersama tetap terwujud adalah kesediaan setiap anggota untuk tetap bergerak tanpa harus menunggu rekan yang lain.
Prinsip inilah yang dipegang oleh Afifatul Farida, Anjanillah Zumzumi, dan Choirul Solikha. Ketiganya merupakan mahasiswi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam Malang.
Sebagai mahasiswa dari sebuah institut swasta yang tengah berkembang, mereka merasa perlu memperkenalkan kampusnya di tengah deretan perguruan tinggi lain. Hal ini sejalan dengan prestasi Anjanillah Zumzumi yang sebelumnya masuk nominasi Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional tahun 2018.
Sebagai calon pendidik bahasa Indonesia, ketiganya menyadari bahwa penguasaan empat keterampilan berbahasa sangat penting, terutama keterampilan menulis. Atas dasar itu, mereka aktif mengikuti berbagai lomba penulisan. Sebelumnya, mereka pernah lolos seleksi abstrak pada ajang Penulisan Karya Ilmiah di sebuah kampus ternama di Kota Malang. Berbekal pengalaman tersebut, mereka kemudian mendaftar pada lomba kepenulisan di Universitas Trunojoyo Madura.
Karena sistem dan aturan lomba yang hampir sama dengan ajang sebelumnya, mereka merasa dapat mengikutinya dengan mudah. Namun, rasa percaya diri tersebut justru membuat mereka lalai mempersiapkan bahan pembahasan karya tulis ilmiah dan tidak memperhatikan batas akhir pengiriman abstrak.
Tema yang diusung dalam lomba tersebut adalah Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs merupakan tujuan pembangunan berkelanjutan yang terdiri atas 17 tujuan dan 169 capaian terukur, dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai agenda pembangunan dunia demi kesejahteraan manusia dan keberlanjutan planet bumi. Agenda ini disepakati lintas negara melalui resolusi PBB yang diterbitkan pada 21 Oktober 2015, dengan target pencapaian hingga tahun 2030.
Sejalan dengan tema tersebut, lomba ini memiliki enam subtema, yakni ekonomi dan bisnis, agrokompleks, teknologi, pariwisata dan ekonomi kreatif, sosial dan budaya, serta pendidikan.
Jika pada lomba sebelumnya mereka mengangkat subtema kearifan lokal, pada Trunojoyo Economic Event 2018 ini mereka memilih subtema ekonomi dan bisnis. Karya tulis yang diajukan berjudul “Pengaruh Perilaku Konsumtif terhadap Fashion Secara Online pada Mahasiswi Tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Al-Qolam Malang”.
Pemilihan judul ini didasari oleh keterkaitannya dengan salah satu dari 17 tujuan SDGs, yaitu persoalan kemiskinan, kesehatan, dan diskriminasi.
- Penulis: admin tbin
