Tadris Bahasa Indonesia UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jadi Tuan Rumah Rakornas dan Seminar IPTABI 2024; Al-Qolam Malang Ditunjuk Sebagai Penyelenggara 2025
- account_circle admin tbin
- calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
- visibility 3
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, 31 Juli – 1 Agustus 2024 – Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional sekaligus Seminar Nasional Ikatan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (IPTABI) yang kedua. Kegiatan bergengsi tersebut berlangsung di Hotel Shakti dan diikuti 44 peserta dari 14 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di seluruh Indonesia.
Acara dua hari ini dibuka secara resmi oleh H. Fakry Ramdani, M. Hum., M. Res., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar Program Studi Tadris Bahasa Indonesia terus melakukan inovasi serta mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. “Kerja sama antarinstitusi merupakan faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan bahasa Indonesia di Tanah Air,” tegasnya.
Sejumlah pimpinan akademik turut mendampingi jalannya kegiatan, di antaranya Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, para Wakil Dekan FTK, serta Ketua dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa. Di samping itu, narasumber ternama Prof. Dr. Giyoto, M. Hum. dan Dr. Mahsusi, M.M., memaparkan secara mendalam mengenai tantangan dan inovasi dalam pendidikan bahasa Indonesia.
Dari Universitas Al-Qolam Malang, hadir Kepala Program Studi (Kaprodi) Tadris Bahasa Indonesia, Dr. Kholik, M.Pd., yang mewakili institusinya. Dr. Kholik menilai keterlibatan aktif Universitas Al-Qolam Malang dalam IPTABI mencerminkan komitmen kuat kampusnya untuk memajukan pendidikan bahasa Indonesia. “Kami siap menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan baru dalam Rakornas IPTABI 2025,” ungkapnya.
Dalam sesi diskusi yang berjalan interaktif, peserta sepakat menetapkan Universitas Al-Qolam Malang sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional IPTABI pada tahun mendatang. Penetapan tersebut didasarkan pada penilaian atas kesiapan serta dedikasi kampus dalam mendukung pengembangan program studi Tadris Bahasa Indonesia.
Sepanjang kegiatan, sejumlah isu strategis dibahas, mencakup kurikulum yang responsif terhadap perkembangan zaman, metode pembelajaran yang inovatif, hingga peran teknologi dalam pendidikan bahasa Indonesia. Peserta pun memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dan saling bertukar pengalaman, sehingga terbangun jejaring yang lebih erat antarprogram studi Tadris Bahasa Indonesia di seluruh negeri.
Keberhasilan Rapat Koordinasi dan Seminar Nasional IPTABI ke-2 ini tidak hanya mempertegas posisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai pusat unggulan pendidikan bahasa Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain. Dengan ditunjuknya Universitas Al-Qolam Malang sebagai tuan rumah Rakornas IPTABI 2025, diharapkan sinergi antarperguruan tinggi semakin kuat demi kemajuan pendidikan bahasa Indonesia.
- Penulis: admin tbin
