Pembahasan Kebijakan, Pemilihan, dan Pentapan Sekretaris Jenderal IMABSII Terpilih Periode 2024-2026.
- account_circle admin tbin
- calendar_month Selasa, 3 Des 2024
- visibility 26
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang, 01 November 2024 – Kongres IMABSII memasuki hari kedua dengan agenda padat yang dimulai pukul 07.00 WIB. Melanjutkan sidang lanjutan dari malam pertama, di mana peserta membahas sejumlah hal penting terkait dengan GBHO (Garis Besar Haluan Organisasi), GBHK (Garis Besar Haluan Kerja), serta langkah kebijakan yang akan diambil oleh organisasi IMABSII ke depan.
Setelah pembahasan tersebut selesai dan di sahkan, acara selanjutnya sekaligus agenda utama hari ini yaitu pengesahan persyaratan untuk calon Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang akan dipilih dalam kongres ini. Pembahasan tersebut berjalan cukup panas dan penuh pertimbangan demi kemajuan IMABSII. Pada akhirnya persyaratan resmi disahkan oleh pimpinan sidang dan dilanjutkan dengan pengajuan dan penetapan calon sekjen. Proses ini diawali dengan uji kecakapan calon oleh tim penguji yaitu para senior IMABSII yang hadir. Akhirnya muncul 2 nama sebagai calon yang akan memperebutkan posisi tersebut yaitu Rahmat Azhari dari Universitas Asahan Sumatera Utara dan Suryo Wibowo dari UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Setelah penetapan calon, acara dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi masing-masing kandidat. Kedua calon menyampaikan program kerja yang akan mereka jalankan jika terpilih sebagai Sekjen IMABSII, serta bagaimana mereka akan membawa organisasi ini menuju perkembangan yang lebih baik.
Setelah pemaparan visi dan misi, dilanjutkan dengan proses pemilihan yang berlangsung secara terbuka dan transparan. Pemilu Sekjen IMABSII ditutup dengan penetapan sekjen terpilih periode 2024-2026 yaitu Suryo Wibowo dari UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan penutupan secara resmi oleh pimpinan sidang.
Seusai kongres dan pemilu, acara dilanjutkan dengan bedah film yang juga termasuk rangkaian dari “Semarak Indonesia”. Bedah film ini membedah film karya mahasiswa UNNES yang berjudul “ Sisir” dan “Gang Elegi”. Acara tersebut sangat bermanfaat, khususnya untuk para peserta kongres karena dapat menambah pengetahuan seputar pembuatan film.
Kongres hari kedua diharapkan akan menjadi titik penting dalam perumusan arah kebijakan IMABSII, penguatan struktur organisasi untuk menghadapi tantangan dan dinamika yang ada, serta menumbuhkan kreativitas anak bangsa dalam berkarya.
Penulis: Alfarisi
- Penulis: admin tbin
