Dari Puisi hingga Stand-Up Comedy: Festival Bahasa ke-2 HMPS TBI Sukses Jadi Ruang Lahirnya Karya dan Talenta Muda
- account_circle admin tbin
- calendar_month Senin, 2 Nov 2026
- visibility 2
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Zulfa. 01 November 2026
Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam
MALANG – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Indonesia (TBI) Universitas Al-Qolam Malang sukses menggelar Festival Bahasa 2026 untuk kedua kalinya pada Selasa (27/10/2026). Mengusung tema “Gemilang Berbahasa, Terampil Berbudaya”, acara yang diinisiasi Departemen Akademik ini terasa semakin istimewa karena berlangsung bersamaan dengan peringatan Ambal Warsa (Ulang Tahun) TBI dan Temu Kangen Alumni.
Pada tahun kedua penyelenggaraannya, Festival Bahasa menghadirkan empat cabang lomba tingkat siswa se-Kabupaten Malang: Musikalisasi Puisi, Cerpen, Esai, dan Stand-Up Comedy.
Kegiatan diawali pukul 07.30 WIB di Lab Universitas Al-Qolam Malang dengan registrasi peserta dari seluruh cabang lomba. Pukul 08.00 WIB, acara pembukaan dipandu pembawa acara (Master of Ceremony) yang menggunakan tiga bahasa, yaitu Indonesia, Inggris, dan Jawa. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Yalal Wathon, dan Mars Al-Qolam.
Pembukaan semakin meriah dengan persembahan seni dari mahasiswa TBI. Vida Nur Fitria (Semester 3) membawakan tari tradisional dengan anggun. Indahu Sa’diyah (Semester 3) dan Intan Naila Muntaza (Semester 5) membacakan puisi karya sendiri. Alyashona Septiya Rahma R. (Semester 1) dan Ahmad Rifki Ramadan (Semester 3) menampilkan Arabic song. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa TBI tidak hanya piawai menyelenggarakan acara, tetapi juga unggul di bidang seni.
Pada sesi sambutan, Ketua Pelaksana Festival Bahasa 2026, Moch. Shohib Abdul Jalil, dan Ketua Umum HMPS TBI, Abdul Basith, menyampaikan laporan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan juga disampaikan Andri Saputra yang mewakili Ketua DEMA (Wakil Presiden Mahasiswa UQM sekaligus Ketua Demisioner TBI masa khidmat 2024/2025). Presiden Mahasiswa UQM, Muhammad Syuhada’, turut hadir.
Selanjutnya, Kepala Program Studi TBI, Dr. Kholiq, M.Pd., memberikan arahan dan membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa momentum Bulan Bahasa harus menjadi wadah yang hidup, bukan sekadar seremonial, melalui upaya nyata menggali bakat siswa-siswi se-Kabupaten Malang. Ia juga berharap HMPS TBI terus mewadahi kompetensi mahasiswa dengan landasan competent morality, yakni kompetensi yang berbalut moralitas. Sesi pembukaan ditutup dengan doa bersama.
Pukul 10.10 WIB, peserta dari keempat cabang lomba bersaing di babak semifinal yang berlangsung di ruang-ruang kelas kampus. Usai kompetisi dan istirahat, seluruh peserta dan civitas akademika kembali berkumpul di Lab Universitas Al-Qolam Malang untuk mengikuti seremoni Ambal Warsa TBI pukul 13.30 WIB. Acara berlangsung khidmat dengan pemotongan tumpeng oleh Kaprodi TBI, Dr. Kholiq, M.Pd., yang kemudian menyerahkan potongan tumpeng secara simbolis kepada Dekan Fakultas Tarbiyah, Abdurrohim, M.Pd.I.
Acara berlanjut dengan penyerahan penghargaan dan apresiasi kepada dewan juri, guru pembimbing lomba, serta para pemenang. Suasana kebersamaan diabadikan melalui sesi foto bersama sebelum acara resmi ditutup pukul 14.25 WIB. Sebagai penutup, digelar serasehan alumni (Temu Kangen TBI) yang menjadi sarana silaturahmi antarangkatan.
Kesuksesan Festival Bahasa dan Ambal Warsa TBI 2026 tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor Ayaskara dan Sayap Mas serta media partner SATRASIA. Harapannya, momentum ini terus menghidupkan ekosistem literasi, kesusastraan, dan kebudayaan di lingkungan kampus, serta memotivasi para siswa untuk berkarya.
- Penulis: admin tbin
