Berita Utama
light_mode
Trending Tags
Beranda » BERITA » GENERASI MUDA DAN PENDIDIKAN KERAS VERBAL: PERSPEKTIF MAHASISWA TBI AL-QOLAM DAN UNISMA DALAM KAJIAN LINTAS HIMA

GENERASI MUDA DAN PENDIDIKAN KERAS VERBAL: PERSPEKTIF MAHASISWA TBI AL-QOLAM DAN UNISMA DALAM KAJIAN LINTAS HIMA

  • account_circle admin tbin
  • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang, 6 Agustus 2024 – Isu hangat seputar pendidikan karakter generasi muda menjadi sorotan dalam kajian lintas HIMA yang digelar di Café Stay With Me. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa (TBI) Universitas Al-Qolam (UNIQ) dari berbagai semester serta mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Islam Malang (Unisma) yang turut berpartisipasi aktif. Dari dua instansi yang berbeda, kajian lintas hima ini menghadirkan perdebatan dan pertanyaan yang harus dibahas mengenai relevansi pendidikan keras secara verbal dalam membentuk karakter pemuda masa ini.

“Pendidikan yang baik bukan hanya tentang menanamkan pengetahuan, tetapi juga tentang membangun karakter. Karakter yang kuat membantu seseorang menghadapi tantangan dengan kepercayaan diri dan kejujuran.”~ Martin Luther King

Dua pemateri utama, Rizal Khamdi dari Unisma dan Alfarizi dari UNIQ, menyajikan perspektif berbeda namun saling melengkapi. Rizal Khamdi mengkritisi efektivitas metode pendidikan keras di era modern. Menurutnya, pendekatan yang lebih humanis dan berfokus pada potensi individu lebih relevan untuk membentuk karakter yang kuat dan mandiri. Rizal menekankan pentingnya komitmen, kerja keras, dan kekompakan dalam sebuah tim.

Sementara itu, Alfarizi mengakui adanya sisi positif dari pendidikan keras, namun ia juga menyoroti potensi dampak negatifnya, seperti trauma psikologis dan penurunan motivasi belajar. Alfarizi menekankan pentingnya mencari keseimbangan antara disiplin dan kasih sayang dalam mendidik.

Diskusi yang dimoderatori oleh Zahwa, mahasiswa TBI Universitas Al-Qolam, semakin memanas ketika para peserta aktif menyuarakan pendapat mereka. Dia sendiri turut menambahkan bahwa metode tarik ulur antara senior dan junior atau pendidik dan peserta didik memainkan peran penting dalam pendidikan. Menurutnya, metode ini bukan berarti kembali ke pendidikan keras yang menyiksa, tetapi lebih pada dinamika sehat antara memberikan kebebasan dan batasan.

“Saya melihat bahwa metode tarik ulur memiliki peran yang penting. Tarik ulur ini bukan berarti kita harus kembali pada metode pendidikan keras yang menyiksa, tetapi lebih kepada sebuah dinamika yang sehat antara memberikan kebebasan dan memberikan batasan.” Ujar moderator.

Menurut moderator, melalui tarik ulur dalam sebuah organisasi, tim dapat belajar untuk bertanggung jawab atas pilihannya, sekaligus memahami konsekuensi dari setiap tindakan. Zahwa juga menekankan pentingnya apresiasi dalam membangun semangat tim.  “Jangan lupa untuk memberikan apresiasi kepada anggota yang aktif dan berprestasi,” katanya. Apresiasi akan membuat mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berkontribusi. Dengan metode tersebut, dapat memberikan ruang bagi kreativitas dan inovasi, kita dapat mendorong anggota dan pengurus untuk mengembangkan potensi diri mereka. Namun, kita juga perlu memberikan batasan yang jelas agar mereka tidak keluar dari jalur.

Diskusi ini membawa implikasi yang signifikan bagi dunia pendidikan dan mulai berbagi pengalaman serta menceritakan keluh kesah pribadi. Ada yang bertanya, “Bagaimana jika pendidikan keras secara verbal diimplementasikan dalam lembaga pendidikan (sekolah) ? Apakah relevan, dengan perkembangan zaman sekarang!” tanya peserta kajian.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Rizal Khamdi menekankan pentingnya pendidik untuk proaktif dalam memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh peserta didik. “Kita perlu masuk ke dalam dunia mereka untuk mengetahui apa yang perlu ditingkatkan dan dievaluasi,” ujarnya. Rizal juga menekankan bahwa penanaman nilai-nilai karakter secara efektif menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik.

Dalam konteks organisasi mahasiswa dan lembaga pendidikan, kajian lintas HIMA yang diadakan di Café Stay With Me menyoroti pentingnya keseimbangan dalam pendekatan pendidikan karakter generasi muda. Diskusi ini menyimpulkan bahwa metode pendidikan keras secara verbal perlu dievaluasi ulang dengan mempertimbangkan potensi dampak negatifnya, seperti trauma psikologis dan penurunan motivasi belajar. Sebaliknya, pendekatan yang lebih humanis dan berfokus pada potensi individu dinilai lebih relevan dalam membentuk karakter yang kuat dan mandiri.

Pentingnya metode tarik ulur dalam hubungan antara pendidik dan peserta didik, serta antara senior dan junior dalam organisasi mahasiswa, juga menjadi sorotan utama. Metode ini, yang menggabungkan disiplin dengan kasih sayang serta kebebasan dengan batasan, dianggap mampu menciptakan dinamika yang sehat dan mendukung perkembangan karakter peserta didik. Selain itu, apresiasi terhadap kontribusi dan prestasi anggota organisasi atau peserta didik dinilai penting untuk memotivasi mereka. Dalam konteks ini, pendidik diharapkan lebih proaktif dalam memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh peserta didik, serta mampu menanamkan nilai-nilai karakter melalui metode pembelajaran yang responsif dan inovatif sesuai dengan perkembangan zaman.

Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya inovasi dan adaptasi dalam pendekatan pendidikan karakter, serta perlunya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pendidik dan peserta didik untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan suportif.

penulis: Nabila Dwi Zanuba

  • Penulis: admin tbin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pementasan Teater A19 Lakon Ayahku Pulang

    Pementasan Teater A19 Lakon Ayahku Pulang

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle admin tbin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Syaifudin Zuhri

  • Dosen TBI Beri Pelatihan Para Guru

    Dosen TBI Beri Pelatihan Para Guru

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bq. Rabu. 01 April 2026 Universitas Al Qolam Malang Rabu (01/04/2026). Selama dua hari berturut turut, dosen Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang yakni Muhammad Masykur Izzy Baiquni memberikan dan melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap para guru dari Pondok Pesantren Mambaul Falah Blitar dari hari Minggu 29 Maret 2026 sampai dengan Senin […]

  • Lomba Baca Puisi Nasional Pada Hari Ke-3 Kongres IMABSII di UNNES

    Lomba Baca Puisi Nasional Pada Hari Ke-3 Kongres IMABSII di UNNES

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle admin tbin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pada hari Kamis, tanggal 02 November 2024, telah diselenggarakan Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional di Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati Bulan Bahasa dan untuk mengapresiasi karya sastra, khususnya puisi, serta memberikan wadah bagi para pencinta puisi untuk berekspresi, berkompetisi secara sehat. Sekaligus acara ini termasuk runtutan acara Kongres IMABSII VIII.Lomba […]

  • Konsolidasi Menuju “Bulan Bahasa”

    Konsolidasi Menuju “Bulan Bahasa”

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bq. Rabu. 22 Juli 2026 Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang Rabu (22/07/2026). Kaprodi Tadris Bahasa Indonesia Dr. Kholik, M.Pd., mengumpulkan mahasiswa dan pengurus HMJ untuk rapat persiapan menyambut “bulan bahasa” di bulan Oktober 2026. Belaiu memberikan pengarahan dan juga beraudiensi dengan mahasiswa tentang rencana pelaksanaan. Rapat persiapan menyambut bulan bahasa. untuk kelancaran acara kita […]

  • Kolaborasi Mutu Fakultas: Sinergi dalam Penelitian dan Pengembangan

    Kolaborasi Mutu Fakultas: Sinergi dalam Penelitian dan Pengembangan

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle admin tbin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Dalam upaya untuk meningkatkan mutu penelitian dan pengembangan, Fakultas Tarbiyah di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar program kolaborasi yang melibatkan para dosen dan peneliti handal dalam bidang penelitian. Program ini bertujuan untuk mendorong sinergi antara para ahli di berbagai disiplin ilmu, menciptakan lingkungan kerja kolaboratif, dan menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas serta […]

  • Mr. Izzy Baiquni Seminar di PP Al Khoirot Malang

    Mr. Izzy Baiquni Seminar di PP Al Khoirot Malang

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 101
    • 3Komentar

    Bq. Rabu, 17 Juni 2026 Universitas Al Qolam Malang Rabu (17/06/2026). Dosen Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang, Muhammad Masykur Izzy Baiquni yang lebih akrab dipanggil Izzy, menjadi pembicara utama dalam seminar pendidikan di Pondok Pesantren Al Khoirot Pagelaran Malang. Seminar yang fokus kepada Motivasi Belajar memang sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu […]

expand_less