Berita Utama
light_mode
Trending Tags
Beranda » blog » Rahasia Sukses Berpidato

Rahasia Sukses Berpidato

  • account_circle admin tbin
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 9
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Izzy Bq. Ahad, 05 Juli 2026

“Kepandaian berpidato berarti Tindakan, dan mata orang bodoh jauh lebih tajam daripada telinga mereka”

Shakespeare

 

Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang

Sabtu 04 Juli 2026. Saya diminta untuk menjadi juri dalam lomba Pidato Bahasa Indonesia yang dilaksanakan oleh Porsadin Kabupaten Malang. Acara ini berpusat di Pondok Pesantren Al Rifaie 1 Gondanglegi Malang. Menjadi juri seperti ini sudah lumayan sering saya lakukan. Bahkan, tahun lalu saya menjadi juri di Tingkat Propinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di Kota Mojokerto.

Saya menyimak setiap peserta yang “beraksi” menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berpidato. Mulai dari style fashion, gesture, improvisasi, isi materi, strategi penyampaian, dan juga teks pidato yang mereka berikan.

Berbicara merupakan bagian dari seni yang bisa dilatih, tidak garing dan menjemukan. Sya teringat dengan orang-orang seperti Demosthenes, Cicero, Napoleon Bonaparte, Winston Churchill, Adolf Hitler, J.F. Kennedy, dan Marthin Luther King yang menjadi terkenal dengan kemampuan seni berbicara mereka yang hebat. Mereka sesungguhnya berlatih dengan tekun, teratur, dan sistematis.

Berpidato haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Cara terbaik untuk mencapai itu dengan sangat wajar melalui latihan tekun. Di saat saya berlatih, saya akan menmukan diri saya berbicara dengan kaku. Rasa yang tulus, antusiasme dan kesungguhan yang tinggi akan membantu saya. Berlatih memenage emosi sangatlah penting, emosi yang tidak stabil cenderung membuat kesalahan dan berpidato.

Dale Carnegie mengajarkan saya beberapa prinsip kuno dalam berbicara di depan umum. Pertama: Tekankanlah kata-kata penting dan tangguhkan yang tidak penting. Saya menekankan satu atau dua suku kata dalam sebuah kata, dan menekannya dengan kuat dan mengucapkan lainnya dengan cepat. Kedua: Ubahlah nada suara. Saya membuat nada suara saya naik-turun dari tinggi sampai rendah dan kembali tinggi. Sesekali saya akan berhenti sejenak untuk menjadikannya lebih alami. Ketiga: Ubah-ubahlah kecepatan berpidato. Mengubah kecepatan lebih menyenangkan daripada datar seperti gurun Alkali di Nevada. Kalau itu terjadi maka akan sangat membosankan. Keempat: Berhentilah sejenak sebelum dan sesudah ide-ide penting. Hal ini sering dilakukan oleh Lincoln, Dia memberikan kekuatan makna ungkapan tersebut untuk memengaruhi penontonnya.

Akhirnya, dalam berpidato saya harus menghiasi dengan kalimat-kalimat yang mampu membentuk Gambaran dan Gambaran itu terbayang di depan mata saya. Jika memungkinkan, saya boleh menggunakan kalimat-kalimat yang berimbang dan ide-ide yang bertentangan.

Guna menciptakan suasana. Saya harus berpidato dengan rasa ketertarikan yang tingi. Rasa tertarik itu menular. Dengan demikian saya bisa mengajak penonton tertarik. Namun, yang tidak boleh saya lupakan dalam berpidato adalah berbidato atau berbicara hal yang harus saya pahami. Mungkin ini dianggap remeh, tetapi banyak pembicara pemula membuat kesalahan dengan mengambil ide bahasan yang tidak sepenuhnya mereka pahami.

Wallahu a’laam

 

  • Penulis: admin tbin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentas Seni dan Orientasi Mahasiswa Bahasa Indonesia: Membangun Kreativitas dan Solidaritas di Kampus IAI Al Qolam

    Pentas Seni dan Orientasi Mahasiswa Bahasa Indonesia: Membangun Kreativitas dan Solidaritas di Kampus IAI Al Qolam

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle admin tbin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kamis, 11 Januari 2022, Kampus IAI Al Qolam, [Kota] – Suasana penuh semangat dan kreativitas memenuhi kampus IAI Al Qolam pada acara pentas seni dan orientasi mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia yang digelar sebagai bagian dari sambutan menyambut mahasiswa baru. Pentas seni kali ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur, tetapi juga sebagai platform untuk menggali bakat […]

  • Izzy “Hipnotis” 2300 Audiens

    Izzy “Hipnotis” 2300 Audiens

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 14 Maret 2026 Prodi Tadris Bahasa Indonesia Sabtu (13/03/2026). Dosen Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang, Muhammad Masykur Izzy Baiquni menghadiri undangan dari SMKN I Turen Kabupaten Malang. Bertepatan dengan bulan Ramdhan 1477 H. Dosen yang akrab dengan panggilan “Izzy” ini hadir dalam acara Guru/Dosen Tamu di SMKN I Turen […]

  • Menggerakkan Roda Inovasi: Universitas Darussalam Blokagung Banyuwangi Puncaki Prestasi dalam Pelaksanaan Bidang Penelitian

    Menggerakkan Roda Inovasi: Universitas Darussalam Blokagung Banyuwangi Puncaki Prestasi dalam Pelaksanaan Bidang Penelitian

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle admin tbin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Banyuwangi, 12 April 2021. Prestasi gemilang mencorong Universitas Darussalam Blokagung Banyuwangi dengan suksesnya pelaksanaan program unggulan di bidang penelitian. Langkah-langkah inovatif dan kolaboratif yang diambil oleh pihak sekolah telah memberikan dorongan signifikan bagi perkembangan pengetahuan dan kontribusi ilmiah para dosen, peneliti, dan mahasiswa. Dalam serangkaian upaya untuk memperkuat budaya penelitian Universitas Darussalam Blokagung Banyuwangi meluncurkan […]

  • RAPAT KESIAPAN ACARA PENSI

    RAPAT KESIAPAN ACARA PENSI

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Admin Zhy

  • Budaya Meresensi dan Publick Speaking

    Budaya Meresensi dan Publick Speaking

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    “Pasti ada pelajaran yang bisa dipetik di sini, tapi aku tidak tahu apa itu.” Charlie Brown Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jum’at 15 Mei 2026 Universitas Al Qolam Malang. Sebagai duta budaya literasi LP Ma’arif Kabupaten Malang, terkadang saya miris ketika bicara kenyataan tentang budaya literasi. Bayangkan saja, Indonesia memiliki gedung perpustakaan nasional tertinggi di dunia, […]

  • Pembahasan Kebijakan, Pemilihan, dan Pentapan Sekretaris Jenderal IMABSII Terpilih Periode 2024-2026.

    Pembahasan Kebijakan, Pemilihan, dan Pentapan Sekretaris Jenderal IMABSII Terpilih Periode 2024-2026.

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle admin tbin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Semarang, 01 November 2024 – Kongres IMABSII memasuki hari kedua dengan agenda padat yang dimulai pukul 07.00 WIB. Melanjutkan sidang lanjutan dari malam pertama, di mana peserta membahas sejumlah hal penting terkait dengan GBHO (Garis Besar Haluan Organisasi), GBHK (Garis Besar Haluan Kerja), serta langkah kebijakan yang akan diambil oleh organisasi IMABSII ke depan.Setelah pembahasan […]

expand_less