Berita Utama
light_mode
Trending Tags
Beranda » blog » Memaknai Hari Buku

Memaknai Hari Buku

  • account_circle admin tbin
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

“Penawar untuk kebosanan adalah keingintahuan. Namun, tidak ada penawar untuk keingintahuan.”

Dorothy Parker

Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu, 20 Mei 2026

Universitas Al Qolam Malang

Membaca sangatlah berguna bagi pembaca. Ditemukan dari beberapa penelitian manfaat membaca. Satu: membaca menurunkan stress. Berdasarkan riset dari Unersity of Sussex (2009) membuktikan bahwa membaca rutin selama 6 menit bisa menurunkan Tingkat stress lebih efektif (68%) dibandingkan dengan kegiatan relaksasi lain. Dua: Mencegah penuaan otak. Rush University Center melakukan studi selama 6 tahun bahwa orang yang sering membaca sejak muda berisiko Alzheimer 32% lebih rendah di usia tua. Tiga: mengasah empati. University of Toronto menemukan bahwa orang yang sering membaca buku fiksi punya kemampuan empati dan lebih memahami sudut pandang orang lain dengan lebih baik.

Senin 18 Mei 2026 saya menemani mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia dalam acara bertajuk Lentera Literasi. Bersamaan di hari sebelumnya adalah hari buku nasional. Saya berpikir, Ini tidak boleh hanya sebagai seremonial tahunan tanpa ada peningkatan yang dilakukan.

Saya ingin memaknai ini sebagai kembali merefresh semangat saya untuk belajar labih tekun lagi. Saya harus belajar lagi agar bisa terbuka terhadap ide-ide baru. Seperti ucapan Sydney Harris dari Amerika “Seorang pemenang tahu seberapa banyak dirinya harus belajar, meskipun ia dianggap pakar oleh orang lain. Seorang pecundang ingin dianggap pakar oleh orang lain sebelum dirinya sadar betapa minim pengetahuannya.”

Belajar adalah aktivitas yang tidak dibatasi usia. Belajar bahasa berarti saya belajar menyimak dengan sungguh-sungguh menjadi pendengar yang baik. Belajar berbicara menjadi seorang yang bertutur kata sopan, jujur, dan terstruktur. Belajar membaca banyak hal baik yang tersurat maupun tersirat. Dan belajar menulis ide-ide cemerlang dari ilmu-ilmu yang kita pelajari. Kemudian saya akan bersastra yang terpancar pada olah pikir, olah raga, olah rasa, dan olah jiwa.

Perihal yang harus terus saya jaga adalah menumbuhkan rasa ingin tahu dalam belajar. Saya senang berkumpul dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan, karena ini menular. Keingintahuan orang yang ingin bertumbuh adalah keyakinan bahwa dengan belajar mereka bertumbuh dan berubah. Saya teringat ucapan Imam Syafii “ilmu selalu bersamaku di mana aku berada. Ia tersimpan dalam hatiku dan tidak tersimpan dalam kotak.”

Kebiasaan menumbuhkan rasa ingin tahu berdampak pada munculnya ide-ide baru. Ide-ide ini kemudian saya catat dan selanjutnya bisa saya fikirkan lebih jauh. Langkah selanjutnya adalah menuliskan ide itu agar bermakna. Seorang rektor universitas dan senator pernah berkata “Belajar menulis adalah belajar berpikir. Kau tidak tahu apapun dengan jelas kecuali kau menyatakan secara tertulis.”

Saya pernah membaca bahwa manusia memiliki 100 miliar sel otak, masing-masing dihubungkan oleh ganglia dan sel saraf ke sebanyak 20 ribu sel lainnya. Oleh karena itu, total jumlah ide yang bisa saya pikirkan setara dengan daya seratus miliar dari setiap 20 ribuan. Pertanyaannya sekarang adalah “bagaimana saya menggunakan komputer super pikiran yang sangat spektakuler ini? belajar? atau membiarkannya tanpa guna?”

Catatan: ditulis sebagai pengisi Hari Buku Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional

 

  • Penulis: admin tbin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia Semester 5 IAI Al-Qolam Malang Berkunjung ke MI Bilingual Al-Ikhlas Kepanjen: Sharing Pengalaman dan Penguatan Kolaborasi Pendidikan

    Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia Semester 5 IAI Al-Qolam Malang Berkunjung ke MI Bilingual Al-Ikhlas Kepanjen: Sharing Pengalaman dan Penguatan Kolaborasi Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle admin tbin
    • visibility 103
    • 2Komentar

    Malang,03 Desember 2022 – Sejumlah mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia semester 5 dari Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam Malang melaksanakan kunjungan ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bilingual Al-Ikhlas Kepanjen. Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman, serta memperkuat kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah di bidang pendidikan bahasa Indonesia. Dalam kunjungan ini, mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia […]

  • Rahasia Sukses Berpidato

    Rahasia Sukses Berpidato

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Izzy Bq. Ahad, 05 Juli 2026 “Kepandaian berpidato berarti tindakan, dan mata orang bodoh jauh lebih tajam daripada telinga mereka” Shakespeare   Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang Sabtu 04 Juli 2026. Saya diminta untuk menjadi juri dalam lomba Pidato Bahasa Indonesia yang dilaksanakan oleh Porsadin Kabupaten Malang. Acara ini berpusat di Pondok Pesantren Al […]

  • Investasi pada Penelitian, Investasi pada Masa Depan: IAI Hasanuddin Pare Kediri Gencar Lakukan Pengembangan SDM

    Investasi pada Penelitian, Investasi pada Masa Depan: IAI Hasanuddin Pare Kediri Gencar Lakukan Pengembangan SDM

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle admin tbin
    • visibility 94
    • 3Komentar

    Dalam menjawab tantangan dan peluang di era ilmu pengetahuan modern, IAI Hasanuddin Pare Kediri dengan tegas menegaskan komitmennya untuk mengukir prestasi melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang penelitian. Langkah-langkah inovatif dan berkelanjutan telah diambil untuk memastikan dosen dan mahasiswa memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk bersaing dan menghasilkan kontribusi yang signifikan dalam […]

  • Pembahasan Kebijakan, Pemilihan, dan Pentapan Sekretaris Jenderal IMABSII Terpilih Periode 2024-2026.

    Pembahasan Kebijakan, Pemilihan, dan Pentapan Sekretaris Jenderal IMABSII Terpilih Periode 2024-2026.

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle admin tbin
    • visibility 82
    • 3Komentar

    Semarang, 01 November 2024 – Kongres IMABSII memasuki hari kedua dengan agenda padat yang dimulai pukul 07.00 WIB. Melanjutkan sidang lanjutan dari malam pertama, di mana peserta membahas sejumlah hal penting terkait dengan GBHO (Garis Besar Haluan Organisasi), GBHK (Garis Besar Haluan Kerja), serta langkah kebijakan yang akan diambil oleh organisasi IMABSII ke depan.Setelah pembahasan […]

  • Menjadi Bukan Sarjana Kertas

    Menjadi Bukan Sarjana Kertas

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin, 20 April 2026 “Besi berkarat karena tidak pernah dipakai, air yang menggenang kehilangan kemurniannya dan membeku dalam suhu dingin, demikian pula kelambanan melemahkan kekuatan pikiran.” Leonardo da Vinci tokoh Renaisans. Universitas Al Qolam Malang Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali ath-Thusi mengingatkan kepada pembelajar, bahwa ada kondisi pembelajar yang beruntung, […]

  • Budaya Meresensi dan Publick Speaking

    Budaya Meresensi dan Publick Speaking

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    “Pasti ada pelajaran yang bisa dipetik di sini, tapi aku tidak tahu apa itu.” Charlie Brown Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jum’at 15 Mei 2026 Universitas Al Qolam Malang. Sebagai duta budaya literasi LP Ma’arif Kabupaten Malang, terkadang saya miris ketika bicara kenyataan tentang budaya literasi. Bayangkan saja, Indonesia memiliki gedung perpustakaan nasional tertinggi di dunia, […]

expand_less