Mr. Izzy Baiquni Seminar di PP Al Khoirot Malang
- account_circle admin tbin
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- visibility 29
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bq. Rabu, 17 Juni 2026

Universitas Al Qolam Malang
Rabu (17/06/2026). Dosen Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang, Muhammad Masykur Izzy Baiquni yang lebih akrab dipanggil Izzy, menjadi pembicara utama dalam seminar pendidikan di Pondok Pesantren Al Khoirot Pagelaran Malang.
Seminar yang fokus kepada Motivasi Belajar memang sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu PP Al Khorot mengikutsertakan seluruh siswa/ santri putra untuk mengikuti kajian yang disampaikan mulai pukul 07.45 wib hingga 09.30 wib. Bertempat di Aula Pesantren Al Khoirot, sekitar 450 siswa/santri putra menyimak dengan saksama sembari mencatat apa yang mereka tangkap dalam kajian tersebut.

Dosen yang aktiv di beragam kegiatan pendidikan ini juga mengampu Mata Kuliah Psikologi Belajar selain Mata Kuliah Publick Speaking yang selam ini telah di dalaminya. Santri/siswa diminta memberikan pertanyaan secara langsung tanpa menunggu penyampaian materi usai terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk membuat peserta lebih aktif dan menarik antusias mereka di dalam kajian ini.
Peserta awalnya disodori fakta tentang penelitian hasil belajar siswa Indonesia dibandingkan dengan siswa negara lain yang dilakukan oleh para peneliti. Mr. Izzy juga memaparkan lima hal yang memiliki pengaruh besar dalam merusak karakter siswa yakni pangan, fashion, hiburan tanpa etika, problematik keuangan, dan kepalsuan yang sering dimunculkan di media sosial.
Izzy berujar bahwa motivasi belajar adalah daya penggerak yang menimbulkan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, Anak belajar, menghargai dan menikmati belajar.


“Fakta keinginan belajar yang terjadi bahwa tidak ada yang menarik jika Anda tidak tertarik, Orang yang berhasil dalam belajarnya selalu memandang pembelajaran dari sisi yang berbeda daripada umumnya. Seperti nasehat Imam Syafi’i bahwa bila kita tidak tahan dengan lelahnya belajar, maka kita akan menanggung perihnya kebodohan” tutur Izzy dalam penyampaian materinya.
Memberikan atau mengisi seminar ke lembaga-lembaga pendidikan, baik di pesantren dan sekolah memang telah lama dilakukan oleh dosen satu ini. Baginya, hal ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang memang seharusnya dilakukan. “Motivasi belajar sangatlah penting, dan ini harus terus digelorakan di mana-mana “Ujar duta literasi LP Ma’arif Malang ini kepada pengurus pondok.
- Penulis: admin tbin
