Berbicara Pendidikan Ramah Anak
- account_circle admin tbin
- calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
- visibility 10
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bq. Selasa 21 Juli 2026
Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam
Senin (20/07/2026). Ruang rapat di sebelah kantor MTs. Almaarif 01 Singosari dipadati oleh para pengurus dari 17 lebih pondok pesantren di lingkungan Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari Malang. 35 pengurus dari pondok-pondok pesantren hadir memenuhi undangan dalam rangka Sosialisasi Pesantren Ramah Anak.
Muhammad Masykur Izzy Bq dosen Universitas Al Qolam menjadi narasumber atau pemateri utama dalam acara tersebut. Sebagai dosen yang juga praktisi pendidikan, Ini merupakan wujud dari tridharma berupa pengabdian kepada masyarakat. Dosen berdampak positif kepada lingkungan Pendidikan.

Acara dibuka langsuang oleh Kapala MTs. Almaarif 01 Singosari Dwi Retno Palupi, M.Pd., Kepala madrasah yang berhasil membawa MTs. Almaarif 01 menjadi salah satu madrasah terbaik di wilayah Malang Raya. Bahkan prestasi madrasah ini sudah mencapai level Asia Tenggara.
Acara yang berlangsung mulai pukul 12.30 hingga 15.15 Wib itu berlangsung komunikatif. Izzy menyampaikan bahwa selain berkomunikasi dengan ramah, para pengurus juga perlu memahami psikologi perkembangan santri sesuai dengan perkembangan usia mereka. Bahasa yang digunakan yaitu bahasa verbal dan non verbal.
Rapat koordinasi madrasah dengan pengurus pondok pesantren yang dirangkaikan dengan sosialisasi pesantren ramah anak, merupakan agenda untuk memberikan pelayanan terbaik. Saling memahami, kemudian mencari Solusi adalah hal baik yang bisa dilakukan untuk menangani anak bermasalah hingga underachiever.

Guru, pengasuh pondok, dan pengurus pondok merupakan orang-orang terdekat siswa yang sekolah sekaligus mondok di pesantren. Sebagai orang terdekat harus bisa memahami secara mendalam apa yang harus dilakukan agar siswa atau santri menpatakan manfaat terbaik dalam tahapan perkembangannya. Memberikan komunikasi yang ramah, sikap yang baik, dan stimulasi memang kelihatannya mudah, tetapi membutuhkan waktu. Seorang murid atau santri membutuhkan waktu untuk beradaptasi, bimbingan tepat, dan sikap positif dalam belajar di madrasah dan di pesantren
- Penulis: admin tbin
