Berita Utama
light_mode
Trending Tags
Beranda » BERITA » GENERASI MUDA DAN PENDIDIKAN KERAS VERBAL: PERSPEKTIF MAHASISWA TBI AL-QOLAM DAN UNISMA DALAM KAJIAN LINTAS HIMA

GENERASI MUDA DAN PENDIDIKAN KERAS VERBAL: PERSPEKTIF MAHASISWA TBI AL-QOLAM DAN UNISMA DALAM KAJIAN LINTAS HIMA

  • account_circle admin tbin
  • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
  • visibility 93
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang, 6 Agustus 2024 – Isu hangat seputar pendidikan karakter generasi muda menjadi sorotan dalam kajian lintas HIMA yang digelar di Café Stay With Me. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa (TBI) Universitas Al-Qolam (UNIQ) dari berbagai semester serta mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Islam Malang (Unisma) yang turut berpartisipasi aktif. Dari dua instansi yang berbeda, kajian lintas hima ini menghadirkan perdebatan dan pertanyaan yang harus dibahas mengenai relevansi pendidikan keras secara verbal dalam membentuk karakter pemuda masa ini.

“Pendidikan yang baik bukan hanya tentang menanamkan pengetahuan, tetapi juga tentang membangun karakter. Karakter yang kuat membantu seseorang menghadapi tantangan dengan kepercayaan diri dan kejujuran.”~ Martin Luther King

Dua pemateri utama, Rizal Khamdi dari Unisma dan Alfarizi dari UNIQ, menyajikan perspektif berbeda namun saling melengkapi. Rizal Khamdi mengkritisi efektivitas metode pendidikan keras di era modern. Menurutnya, pendekatan yang lebih humanis dan berfokus pada potensi individu lebih relevan untuk membentuk karakter yang kuat dan mandiri. Rizal menekankan pentingnya komitmen, kerja keras, dan kekompakan dalam sebuah tim.

Sementara itu, Alfarizi mengakui adanya sisi positif dari pendidikan keras, namun ia juga menyoroti potensi dampak negatifnya, seperti trauma psikologis dan penurunan motivasi belajar. Alfarizi menekankan pentingnya mencari keseimbangan antara disiplin dan kasih sayang dalam mendidik.

Diskusi yang dimoderatori oleh Zahwa, mahasiswa TBI Universitas Al-Qolam, semakin memanas ketika para peserta aktif menyuarakan pendapat mereka. Dia sendiri turut menambahkan bahwa metode tarik ulur antara senior dan junior atau pendidik dan peserta didik memainkan peran penting dalam pendidikan. Menurutnya, metode ini bukan berarti kembali ke pendidikan keras yang menyiksa, tetapi lebih pada dinamika sehat antara memberikan kebebasan dan batasan.

“Saya melihat bahwa metode tarik ulur memiliki peran yang penting. Tarik ulur ini bukan berarti kita harus kembali pada metode pendidikan keras yang menyiksa, tetapi lebih kepada sebuah dinamika yang sehat antara memberikan kebebasan dan memberikan batasan.” Ujar moderator.

Menurut moderator, melalui tarik ulur dalam sebuah organisasi, tim dapat belajar untuk bertanggung jawab atas pilihannya, sekaligus memahami konsekuensi dari setiap tindakan. Zahwa juga menekankan pentingnya apresiasi dalam membangun semangat tim.  “Jangan lupa untuk memberikan apresiasi kepada anggota yang aktif dan berprestasi,” katanya. Apresiasi akan membuat mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berkontribusi. Dengan metode tersebut, dapat memberikan ruang bagi kreativitas dan inovasi, kita dapat mendorong anggota dan pengurus untuk mengembangkan potensi diri mereka. Namun, kita juga perlu memberikan batasan yang jelas agar mereka tidak keluar dari jalur.

Diskusi ini membawa implikasi yang signifikan bagi dunia pendidikan dan mulai berbagi pengalaman serta menceritakan keluh kesah pribadi. Ada yang bertanya, “Bagaimana jika pendidikan keras secara verbal diimplementasikan dalam lembaga pendidikan (sekolah) ? Apakah relevan, dengan perkembangan zaman sekarang!” tanya peserta kajian.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Rizal Khamdi menekankan pentingnya pendidik untuk proaktif dalam memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh peserta didik. “Kita perlu masuk ke dalam dunia mereka untuk mengetahui apa yang perlu ditingkatkan dan dievaluasi,” ujarnya. Rizal juga menekankan bahwa penanaman nilai-nilai karakter secara efektif menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik.

Dalam konteks organisasi mahasiswa dan lembaga pendidikan, kajian lintas HIMA yang diadakan di Café Stay With Me menyoroti pentingnya keseimbangan dalam pendekatan pendidikan karakter generasi muda. Diskusi ini menyimpulkan bahwa metode pendidikan keras secara verbal perlu dievaluasi ulang dengan mempertimbangkan potensi dampak negatifnya, seperti trauma psikologis dan penurunan motivasi belajar. Sebaliknya, pendekatan yang lebih humanis dan berfokus pada potensi individu dinilai lebih relevan dalam membentuk karakter yang kuat dan mandiri.

Pentingnya metode tarik ulur dalam hubungan antara pendidik dan peserta didik, serta antara senior dan junior dalam organisasi mahasiswa, juga menjadi sorotan utama. Metode ini, yang menggabungkan disiplin dengan kasih sayang serta kebebasan dengan batasan, dianggap mampu menciptakan dinamika yang sehat dan mendukung perkembangan karakter peserta didik. Selain itu, apresiasi terhadap kontribusi dan prestasi anggota organisasi atau peserta didik dinilai penting untuk memotivasi mereka. Dalam konteks ini, pendidik diharapkan lebih proaktif dalam memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh peserta didik, serta mampu menanamkan nilai-nilai karakter melalui metode pembelajaran yang responsif dan inovatif sesuai dengan perkembangan zaman.

Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya inovasi dan adaptasi dalam pendekatan pendidikan karakter, serta perlunya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pendidik dan peserta didik untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan suportif.

penulis: Nabila Dwi Zanuba

  • Penulis: admin tbin

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMJ Tadris Bahasa Indonesia Universitas Al-Qolam Gelar Seminar Bedah Buku “Pembelajaran Responsif Budaya” yang Meriah dan Penuh Wawasan

    HMJ Tadris Bahasa Indonesia Universitas Al-Qolam Gelar Seminar Bedah Buku “Pembelajaran Responsif Budaya” yang Meriah dan Penuh Wawasan

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin tbin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Malang, 8 Juli 2024 – Auditorium Universitas Al-Qolam Malang diramaikan dengan kegiatan seminar bedah buku “Pembelajaran Responsif Budaya” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Indonesia (TBI). Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia dari semester 2 hingga 6, serta narasumber bedah buku yang kompeten, Dr. Ahmad Fauzi, M.Li. Seminar yang […]

  • Transformasi Divisi Media HMPS, DEMA UQM Gelar Kuliah Media dan Penulisan Berita.

    Transformasi Divisi Media HMPS, DEMA UQM Gelar Kuliah Media dan Penulisan Berita.

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 129
    • 3Komentar

    Sabtu. 02 Mei 2026 Universitas Al Qolam Malang Malang — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Al Qolam Malang Kabinet Adhiyasta Nawakara bekerja sama dengan Media Center Universitas Al Qolam Malang, Lintang Idea Work, menyelenggarakan kegiatan “Kuliah Media dan Penulisan Berita” pada Kamis, 30 April 2026 hingga Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium […]

  • RAPAT KESIAPAN ACARA PENSI

    RAPAT KESIAPAN ACARA PENSI

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Admin Zhy

  • Melangkah Lebih Jauh: IAI Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo Gencar Lakukan Pengembangan Bidang Penelitian dan Publikasi Karya Ilmiah

    Melangkah Lebih Jauh: IAI Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo Gencar Lakukan Pengembangan Bidang Penelitian dan Publikasi Karya Ilmiah

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle admin tbin
    • visibility 97
    • 3Komentar

    Dalam upaya menempatkan diri sebagai pusat keunggulan ilmiah, IAI Riyadlotul Mujahidin NgabarPonorogo terus melakukan langkah-langkah strategis dalam pengembangan bidang penelitian dan meningkatkan publikasi karya ilmiah. Dengan fokus pada inovasi dan kontribusi positif terhadap masyarakat, langkah-langkah ini diharapkan dapat membawa dampak yang signifikan pada dunia ilmu pengetahuan. Salah satu langkah terbaru adalah peningkatan alokasi dana penelitian […]

  • DPA dan Pusara Komunikasi

    DPA dan Pusara Komunikasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    “Ada empat cara, dalam berhubungan dengan dunia. Kita dievaluasi dan digolongkan dalam empat car aini: apa yang kita lakukan, cara kita memandang, apa yang kita ucapkan, dan cara kita mengucapkannya.” Dale Carnegie.   Bq. Sabtu, 18 Juli 2026 Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Sebagai seorang dosen, tugas saya tidak hanya melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. […]

  • Izzy “Hipnotis” 2300 Audiens

    Izzy “Hipnotis” 2300 Audiens

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin tbin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 14 Maret 2026 Prodi Tadris Bahasa Indonesia Sabtu (13/03/2026). Dosen Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah Universitas Al Qolam Malang, Muhammad Masykur Izzy Baiquni menghadiri undangan dari SMKN I Turen Kabupaten Malang. Bertepatan dengan bulan Ramdhan 1477 H. Dosen yang akrab dengan panggilan “Izzy” ini hadir dalam acara Guru/Dosen Tamu di SMKN I Turen […]

expand_less